08-00 - 16-00 WIB 085225567567 085225567567 faizinmebel88@gmail.com d859c7f5085225567567
(pcs)

Sejarah Jepara Sebagai Kota Ukir

Sejarah Jepara Sebagai Kota Ukir

Jual Gebyok Kayu Jati Kusen 2 Dua Pintu Ukir Jepara Murah

Gebyok-Kayu

 

Sejarah Kota Jepara Sebagai Julukan Kota Ukir Jepara

Sejarah Jepara Sebagai Kota Ukir – Lama sebelum ada kota ukir Jepara Ditanah kerajaan Jawa. sudah ada sekelompok penduduk yang percaya orang-orang akan datang dari daerah Selatan Yunnan kemudian memimpin migrasi ke arah selatan. Dia masih hanya dipisahkan oleh Selat Juwana. Asal nama berasal dari ujung pantai atas para dan Jumpara, yang kemudian Jepara, yang berarti tempat pemukiman pedagang yang bertindak di daerah yang berbeda. Menurut buku sejarah baru Dinasti Tang (618-906 m) bahwa pada tahun 674 m petualang Cina bernama I-Tsing mengunjungi Tanah holing atau Kaling atau Kalingga juga disebut Jawa atau orang dan diyakini di keling, kawasan di Timur Jepara dan dipimpin oleh seorang perempuan yang bernama Ratu Shima, yang sangat terkenal.

Menurut seorang penulis bernama Portugis tome Pires dalam bukunya Suma Oriental “was Jepara baru-baru ini dikenal di abad XV (1470 m), ketika perdagangan kecil baru-baru ini dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo timur datang di bawah pemerintahan Demak. Kemudian Aryo Timur diikuti anaknya bernama Pati Unus (1507-1521). Pati Unus merupakan Jepara berusaha membangun ke kota dagang.

Pati Unus merupakan sangat keras kepala melawan penjajahan Portugis di Malaka, yang menjadi rantai perdagangan Nusantara. Setelah kematian Pati Unus digantikan oleh adik ipar Fatahillah Faletehan (1521-1536). Kemudian pada tahun 1536 oleh penguasa Sultan Jayo Demak, Jepara, yang diserahkan kepada anak dan menantunya, yaitu Ratu Retno ERA dan jumlah peserta, suaminya. Namun, setelah kematian Sultan Jayo selama ekspedisi militer di Panarukan, Jawa Timur pada tahun 1546, awal penaklukan tahta Kerajaan Demak dan Geger, yang berakhir dengan kematian sang pangeran, pada Aryo Penangsang yang berpartisipasi dalam 1549.

Kematian orang yang dicintai era Ratu Retno berkabung dan meninggalkan kehidupan istana meditasi di bukit Danaraja. Setelah kematian Aryo Penangsang dari Ratu Sutowijoyo, Retno jadi siap untuk keluar dari Hermitage dan tercatat di penguasa dengan judul Jepara NIMAS Ratu KALINYAMAT.

Semasa pemerintahan Ratu Kalinyamat Jepara (1549-1579) makmur ke Bandara perdagangan penting di pulau Jawa, yang melayani ekspor impor. Selain itu, basis angkatan laut, yang didirikan sejak zaman Kerajaan Demak, juga didirikan.

Sebagai penguasa Jepara dikeringkan dan tanah ripah Loh Jinawi karena adanya Jepara pada waktu itu sebagai bandar niaga, Ratu Kalinyamat dikenal jiwa patriotisme anti-kolonial. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman armada perang untuk Malacca dalam bahasa Portugis di 1551 dan 1574 tahun menyerbu. Tidaklah berlebihan jika Portugis kemudian disebut Ratu sebagai RAINHA de JEPARA SENORA de Rica, yang berarti raja JEPARA, seorang wanita yang sangat kuat dan kaya.

Serangan dari Ratu, siapakah berani bertindak hampir 40 kapal dengan sekitar 5.000 tentara. Namun, serangan gagal ketika tentara ini kalinyamat ofensif tentara dalam upaya untuk pengepungan benteng pertahanan Portugis di Malaka, pasukan Portugis dengan berbagai macam tentara sukses pengepungan Kalinyamat.

Tetapi Roh patriotisme Ratu tidak pernah putus asa dan takut untuk menempatkan dirinya di penjajah Portugis, yang mereka diakui di abad ke-16 di puncak kemuliaan dan sebagai bangsa berani dunia. Dua puluh empat tahun kemudian, tepatnya pada 1574 Januari, Ratu Kalinyamat mengirim armada militer besar di Malaka. Ini ekspedisi militer yang kedua dengan 300 kapal, kapal-kapal besar 80 diawaki 15.000 tentara pilihan. Pengiriman militer armada kedua, dipimpin oleh seorang komandan yang paling penting dalam kerajaan, disebut Portugis sebagai ‘QUILIMO’. Meskipun perang kedua ini, yang berlangsung berbulan-bulan, tentara Kalinyamat juga tidak drive Portugis dari Malaka, tetapi Portugis takut dan takut ini wajah dengan raja Jepara, dibuktikan dengan gratis Java dari kolonisasi Portugis di abad ke-16. Abad itu.

Sebagai sebuah warisan sejarah perang besar antara tanah dan Portugis, terdapat kompleks masih serius di Malaka pada makam dijelaskan tentara. Selain itu, gambar Ratu Kalinyamat juga dikaitkan dengan mengolah seni ukiran, yang sekarang mendukung ekonomi paling penting dari Jepara, yang merupakan campuran dari patung dengan Majapahit Patih diukir Badarduwung dari negara China.

Menurut catatan sejarah dari Ratu Kalinyamat meninggal pada tahun 1579 dan dimakamkan di desa Jepara Mantingan, di samping makam suaminya Pangeran dikunjungi. Merujuk kepada semua aspek positif yang terbukti oleh Ratu Kalinyamat, sehingga menjadi sebuah negara bisa makmur Jepara, kuat dan Mashur maka penentuan hari, sehingga Jepara mengambil waktu, ia dimahkotai penguasa Jepara atau satu dengan 10 April di , 1549 W Urde dengan Candra Sengkala Trus Karya Tataning Bumi atau terus bekerja keras untuk membangun permukaan.

Itu adalah sedikit sejarah dengan lahirnya mebel Jepara sebagai pusat furniture Indonesia. kota Jepara yang dijuluki sebagai kota ukir di Indonesia dengan produk furniture yang berkualitas tingi. saat ini berkembangnya kota Jepara menjadikan banyak sekali wisatawan yang ingin datang ke Jepara untuk memburu furniture terbaik di Indonesia atau juga berwisata pantainya yang sangat indah. jika anda ingin berkunjung ke Jepara dengan sangat mudah. dan anda turun di kota Semarang dibandara atau stasiun pilihlah armada dari rental mobil Semarang atau sewa mobil Semarang yang mungkin bisa mengantarkan anda untuk berkeliling di Jepara. namun jika anda menggunakan bus dan turun di kota Jepara langsung, anda bisa menggunakan sewa mobil Jepara atau rental mobil Jepara yang bisa anda gunakan.

Iklan Google

Rekening Bank

Ahmad Faizin 247-172-4485
Ahmad Faizin 135-00-1286983-8
Ahmad Faizin 0306673980
Ahmad Faizin 0611-01-001706-53-7

Histats